Alquran Ukuran Tiga Sentimeter

Sukartaji
Alquran mini milik Fahrizal Toyib
Ada beberapa Alquran masuk dalam rekor dunia karena dibuat dengan ukuran besar. Namun, di Melawi ada Alquran yang berukuran mini. Lebih menakjubkan, kitab suci agama Islam tersebut diyakini dibuat bukan zaman modern.
Alquran tersebut berukuran panjang 3 sentimeter (cm), lebar 2 cm, dan panjang 1 meter. Walau berukuran mini, namun kitab tersebut lengkap 30 juz. Dimiliki oleh Fahrizal Toyib SE.
“Ukurannya sangat kecil, ada ustaz yang hafiz Quran mengatakan ini yang terkecil di dunia,” kata Fahrizal yang akrab disapa Boby. Saat menunjukkan Alquran kecil di kediamannya, Jalan H Sukarna, Sabtu (1/10 kemarin.
Quran kecil ini ber-cover kain yang kelihatannya sudah tua. Cover tersebut berwarna tua. Ada semacam guratan yang menyerupai huruf D. Di dalamnya ada tulisan Quran yang sangat sulit untuk dibaca dengan mata telanjang atau tanpa alat bantu.
“Kalau ingin membacanya mesti dengan alat pembesar. Mungkin dengan lup untuk orang memperbaiki jam saja juga masih sulit dibaca. Tapi mungkin bisa dibaca dengan microscope,” katanya sambil mencoba membacanya dengan lup yang ada pada penggaris. Walau ada penambahan besar pada huruf Quran tersebut, namun tetap masih belum bisa dibacanya.
Quran mini itu sendiri tersimpan dalam kotak tembaga yang berwarna kuning keemasan. Kotak tembaga tersebut dihiasi oleh kaligrafi dengan huruf Arab. Di salah satu permukaan kota tersebut terukir dua bilang pedang yang saling bersilang. Senjata tersebut berupa pedang khas tanah Arab.
Oleh Boby, benda unik dan klasik tersebut dimasukkan dalam sebuah kain berwarna hitam. Kata Boby, Quran mini ini diwariskan oleh orang tuanya, hingga disimpan dengan sebaik-baiknya.
“Ini diwariskan secara turun-temurun dari garis keturunan kami. Lantaran ini amanah, saya simpan dengan baik,” ungkap laki-laki yang bekerja di salah satu instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi ini.
Dilihat dari fisiknya, tidak berlebihan bila Quran telah berumur ratusan tahun. Baik itu tempat penyimpanan, cover yang masih berupa kain, dan kertas yang digunakan pun menandakan Quran ini telah berumur ratusan tahun.
Keberadaan Quran ini selain menyimpan metafisika, tapi juga bisa menjadi alat ukur sebuah peradaban di Melawi lantaran dimiliki secara turun temurun. Di sisi lain bisa saja dijadikan bahan bukti terhadap sebuah sejarah peradaban kota juang ini. (aji)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar